Sukses berbisnis Tidak bisa dilakukan sendiri

Entrepreneur LadderSemangat Pagi TDA Lovers! Apakabarnya wiRABUsaha nya masing-masing…tetap jalankan?

Abad ke-21 ini adalah jamannya para entrepreneur. Euforia Berbisnis sudah menjadi tren tanpa memandang usia, ras, gender dan faktor-faktor pribadi lainnya. Di Indonesia juga tren menjadi entrepreneur sudah mulai mewabah atmosfirnya. Banyak orang bertindak berani dengan menerjunkan diri ke dunia bisnis dan tak sedikit di antara mereka yang mampu menuai kesuksesan dari usahanya, namun banyak juga menuai kegagalan.

Seperti dilansir dari magforwomen.com, guna menjadi sukses dalam berbisnis, Anda tak bisa hanya bersantai. Para pebisnis dituntut untuk bertindak secepat mungkin dan melakukan semua upaya terbaik yang bisa dilakukan. Para pebisnis juga tidak bisa bekerja sendirian, pebisnis butuh partner, butuh team…..kalau semua dikerjakan sendiri berarti anda masih sebagai Self Employment artinya bekerja untuk diri-sendiri bukan berbisnis.Banyak pebisnis pemula terjebak dalam posisi ini, para entrepreneur pemula sibuk mengurusi hal-hal teknis. Mulai dari menyiapkan toko, produksi, order barang, handle customer service, kirim barang, komplain pelanggan, maintenance website dan seabreg kegiatan teknis lainya. He…heee dulu saya juga terjebak dalam rutinitas yang sama.Mereka tidak berfikir strategis bagaimana supaya marketing produknya maksimal, bagaimana handle customer service yang baik, berapa target yang harus dicapai. Nah bagi pebisnis pemula 1-2 tahun pertama bolehlah menjadi Superman tapi kita sebagai manusia punya keterbatasan loh.Gak selamanya bisa menjadi Superman apalagi bila bisnis sudah mulai nampak maju, lama-lama menjadi Superrepot…repot ini, repot itu.

The Cycle Of Business

Katanya anggota Komunitas Tangan Di Atas, kok selama ini menerapkan TDS²= Tangan Dikerjakan Sendiri Semua. Agar bisnis bisa bertumbuh dan ekspansi anda butuh team dalam bisnis. Bagi pebisnis pemula atau UKM bisa pelan-pelan mulailah dari hal-hal kecil mendelegasikan produksi, setelah berjalan dengan baik sesuai SOP yg kita inginkan, antar barang, customer service sampai kita punya Team Bisnis yang lengkap di sesuaikan dengan kondisi dan keuangan bisnis kita. Tapi Alarmnya adalah jelas saat kita sudah mulai sibuk dan tidak bisa menangani semua hal, di saat itulah kita butuh team.

Berikut ini ada cara bagaimana anda membangun team Bisnis yang tangguh bagi bisnis anda.

TEAMKetangguhan tim dalam satu perusahaan/organisasi bisnis tentu akan menjadi faktor percepatan kemajuan bisnis Anda. Tak peduli sebesar apapun tim yang Anda buat untuk menjalankan bisnis, tetap saja butuh perhatian dan perlakuan khusus dari Anda sebagai pemimpin.

Lalu bagaimana membangun team work yang kompak dan tangguh?

Dari sekian banyak teori yang menerangkan tentang pentingnya team work building, pada dasarnya ada satu prinsip yang mesti Anda sadari sebagai pemimpin, yaitu perlakukan anggota tim seperti halnya Anda ingin diperlakukan oleh atasan Anda. “ Touch They Heart “ seringlah berkomunikasi dengan Team anda dan hargai Team anda.

Berikut ini adalah 5 cara membangun tim kerja tangguh yang bisa Anda praktekkan sebagai pemimpin:

  1. Berikan Kepercayaan

Menempatkan seseorang dalam satu divisi kerja sebenarnya sudah termasuk dalam bagian memberi kepercayaan. Akan tetapi tidak cukup hanya dengan itu. Berikan kepercayaan kepada masing-masing tim untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan bidang kerjanya.

Dengan memberi kepercayaan penuh, akan membuat setiap anggota merasa jadi bagian penting dalam perusahaan. Selain itu,  akan memupuk rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya masing-masing. Jangan selalu melakukan intervensi, bahkan intervensi yang berlebihan

  1. Satukan Visi dan Misi

Setiap anggota harus memahami visi dan misi perusahaan. Sebagai seorang pemimpin, Anda harus memperkenalkan target-target apa saja yang ingin perusahaan raih dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Katakan juga, bahwa mereka semua memiliki peran penting dalam rangka mencapai semua target tadi. nah sudah punya visi dan misi belum nih buat usahanya…..atau misinya yang penting jualan buat kasih makan anak istri🙂

  1. Jangan Tunda Memberi Reward

Reward atas hasil kerja yang memuaskan, tepat waktu dan melebihi harapan normal tuntutan kerja, menjadi moment yang patut Anda perhatikan sebagai pemimpin. Jangan menunda untuk memberikan penghargaan atas hasil kerja gemilang yang mereka tunjukkan dalam keseharian.

Reward tidak melulu berupa bonus atau komisi akhir bulan. Mengajak mereka makan siang bersama bisa menjadi reward yang paling sederhana yang bisa Anda tunjukkan kepada anggota. Ketika setiap anggota sudah merasa menjadi bagian penuh dari perusahaan, maka percayalah, uang bukan lagi segala-galanya bagi mereka. Kepuasan melihat hasil kerja yang berdampak baik bagi perusahaan dan perlakuan Anda kepada mereka tidak akan bisa ternilai hanya dengan rupiah semata.

  1. Dengarkan Keluhan

Manusia itu mahluk yang dinamis, hari ini bersemangat kadang esok hari sebaliknya. Oleh karena itu, sebagai pimpinan yang baik Anda harus mau mendengarkan keluhan mereka. Hal-hal yang membuat mereka tidak nyaman bekerja harus segera diantisipasi sebelum menimbulkan efek terhadap penurunan kinerja atau bahkan perpecahan dalam satu tim.

Anda bisa menyelipkan agenda lain-lain dalam setiap akhir rapat mingguan atau harian untuk mereka menyampaikan keluhan dan kendala-kendala selama bekerja. Mendengarkan keluhan idak melulu tentang pekerjaan boleh saja setiap anggota untuk berbicara masalah pribadi atau masalah lainnya yang berpengaruh terhadap efektivitas kerja masing-masing anggota. Berikan empati terhadap problem yang sedang dihadapi, catat dan carilah solusinya.

  1. Pancing Ide

Sekecil apapun ide dan saran yang mereka katakan, itu sangat bagus untuk peningkatan performa tim kerja. Semakin sering mereka memikirkan kemajuan perusahaan itu berarti semakin tebal kesadaran dari masing-masing anggota. Tak peduli seberapa berharga ide yang didapat dari hasil pemikiran mereka.

Pancinglah ide mereka dengan mengungkapkan masalah yang sedang perusahaan hadapi. Sesuaikan masalahnya dengan porsi berpikirnya. Jika Anda sedang berbicara dengan divisi office boy, bicarakanlah mengenai penataan dapur dan ruang kerja yang lebih higienis dan artistik.

Selamat menerapkan dalam bisnis anda masing-masing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s