Libur lebaran 2014, Visit to Kaligua Tea Plantation, Paguyangan Brebes.

lebaran-1435

Ya libur mudik lebaran 2014 tahun ini saya mudik kekampung halaman saya di kota slawi bersama istri dan putriku dengan menggunakan moda transportasi kereta tegal Express yang super murah dan nyaman. Rangkaian kereta ekonomi AC yang baru diresmikan 2013 dengan rute pasar senen-tegal dan sebaliknya ini sangat murah cukup mengeluarkan 60.000 perorang.

Alasanya saya menggunakan kereta karena prediksi mudik tahun ini meningkat sekitar 27,5 juta orang melakukan mudik, sedang pertumbuhan mobil dan sepeda motor pertahun 2013-2014 meningkat sehingga potensi kemacetan pantura dan jalur mudik semakin meningkat ditahun 2014. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor periode Januari-April 2014 mencapai angka 2.711.866 unit dengan rincian sebagai berikut:

Penjualan sepeda motor domestik periode Januari-April 2014
– Honda    : 1.699.237 unit
– Yamaha   :   857.261 unit
– Suzuki   :   106.091 unit
– Kawasaki :    46.782 unit
– TVS      :     2.495 unit

Sedangkan untuk penjualan mobil domestik menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencapai Total      : 435.382 unit dengan rincian sebagai berikut:

Total penjualan mobil domestik periode Januari-April 2014
– Toyota     : 153.086 unit
– Daihatsu   :  67.142 unit
– Suzuki     :  56.020 unit
– Mitsubishi :  54.615 unit
– Honda      :  49.104 unit
– Nissan     :  14.466 unit
– Isuzu      :  10.215 unit
– UD Trucks  :     380 unit
– Peugeot    :      22 unit
– Lain-lain  :  30.332 unit

Tegal Express

Tegal Express

Inilah alasan yang membuat saya mudik dengan kereta lebaran tahun ini, lebaran tahun kemarin saya tidak mudik. Belum lagi ditambah terjadinya amblasnya jembatan Comal dan Jembatan di Ciamis, lengkap sudah penderitaan Mudik lebaran tahun ini, ini saya denger dari temen dan kerabat yang mudik pakai mobil ngenes eh mudik lebaran tahun ini.

jembatan comal jebol

Kenyamanan mudik dengan kereta adalah tiket bisa pesan online dan ini saya lakukan 2 minggu sebelum lebaran, padahal banyak orang pesan di awal 90 hari sudah kehabisan, ternyata banyak yang batal menurut sumber KAI banyak pemesanan tapi gak dibayar. Barangkali banyak oknum calo yang dulu kedapatan rezeki sehingga mengacaukan sistem pertiketan. Alhamdulillah saya bisa mendapatkan ticket terusan pergi-pulang di dua minggu sebelum lebaran, jadi aman deh mudik nyaman dengan kereta api tuts…tuts…..siapa hendak ikut ke tegal….bumi ayu ayolah lekas naik kereta.Boarding di stasiun seperti boarding pesawat ekonomi pakai AC sama seperti di pesawat jumlah penumpang sesuai tenpat duduk, tidak penumpang siluman ataupun tukang dagang asongan, apalagi copet….mantap revolusi KAI di bawah pak Ignasius Jonan…salute.

di sawah

menemani kung di sawah

gunung slamet di pagi hari

gunung slamet di pagi hari

Setiap pulang mudik selalu saya manfaatkan untuk mengunjungi tempat-tempat di desa yang masih asri dan tempat wisata di daerah saya seperti guci, waduk cacaban dll ya sebagai upaya untuk menghargai tempat wisata daerah dan memajukanya kalau bukan kita siapa lagi. Contohnya guci dulu zaman saya kecil masih sepi pengunjung sekarang rame wisatawan domestik datang dari mana-mana kota di jawa tengah, efek nulis dan upload internet memang dahsyat, sekaligus mempromosikan tempat wisata andalan di paman google dan bro facebook. Tapi tahun ini saya berencana mengunjungi kebun teh kaligua di bumi ayu tepatnya desa pandansari, paguyangan, brebes selatan. Di cek di google maps jaraknya sekitar 70 kilo dari kota kelahiranku Slawi dan ditempuh dengan estimasi waktu 1 jam 25 menit. Perjalanan dilakukan 3 hari setelah lebaran karena biar tidak begitu macet dimulai start jam 06.00 pagi dari slawi pukul 07.30 sudah sampai daerah Tonjong setelah prupuk enaknya melibas jalanan dengan roda dua adalah bisa berhenti bila melihat pemandangan yang cukup bagus dan bisa diabadikan, untung anak saya juga suka jalan dengan biker jadi tidak masalah.

slamet mountain

di tengah jalan di sawah

Jam 08.00 sudah keluar dari jalur lingkar bumi ayu, jalur ini digunakan untuk menghindari kemacetan jika kita melalui kota bumi ayu, pemandangan sepanjang jalur lingkar bumi ayu sangat menakjubkan dengan latar kiri gunung slamet dan berpotongan dengan jalur kereta di atas. melewati jalur lingkar bumi ayu untuk menghindari macet di pasar dan kota bumi ayu dengan view gunung slamet.

sawah di paguyangan

sawah di paguyangan

 

jalan menanjak

jalan menanjak

jalur lingkar bumiayu

jalur lingkar bumiayu

Jembatan KA Sakalibel Bumi Ayu

Jembatan KA Sakalibel Bumi Ayu

stasiun kretek

stasiun kretek

Setelah melewati perlintasan stasiun kretek kita ambil kiri naik ke atas pemandangnya di kanan kiri sawah dan bukit semakin menakjubkan dan terus naik sampai ke hutan pinus, namun di sepanjang hutan pinus harap berhati-hati karena jalan sempit dan rusak banyak lubang dan kanan kiri jurang yang menganga, banyak truk terbuka atau mobil yang saya jumpai agak terengah-engah menanjak jalanan di sepanjang hutan pinus, bahkan ada juga mobil yang mogok.

kebun sayur desa pandansari, kaligua

kebun sayur desa pandansari, kaligua

gunung slamet dari desa pandansari, paguyangan

gunung slamet dari desa pandansari, paguyangan

Setelah melewati hutan pinus kita akan menjumpai perkampungan diatas bukit dengan ketinggian diatas 1800 m dengan latar belakang punncak gunung slamet dan hamparan membentang perkebunan sayuran seperti kol, sawi, wortel, dan kentang dari perkampungan ini ternyata untuk menuju kebun teh kali gua masih sekitar 7 km lagi wow masih cukup jauh, untungya pakai motor sehingan melibas jalan menanjak bukan sebuah masalah.

telaga-renjeng

telaga-renjeng

Setelah kira-kira 15 menit kita akan menjumpai sebuah telaga renjeng telaga yang dihuni ribuan ikan lele yang sudah ada sejak zaman dahulu yang jinak dan dianggap keramat, yang dianggap sebagai penghuni telaga.

Konon ikan lele penunggu Telaga Ranjeng yang memiliki kedalaman tiga meter, hanya bisa diajak bermain-main dan tidak diperkenankan untuk diambil meski hanya satu ekor, bahkan menurut legenda telaga renjeng dahulu adalah tempat pemandian raja-raja jawa. Anda bisa membeli roti tawar untuk memberi makan ikan-ikan lele ini. Setelah puas di telaga renjeng yuk kita naik ke atas lagi menuju tujuan perkebunan teh kaligua setelah membayar retribusi..selfie dulu di gerbang kebun teh kaligua tinggalin jejak di dunia maya.

kaligua

kebun teh

Perkebunan teh Kaligua berada pada ketinggian 1200 – 2050 m dpl. Kondisi udara sangat dingin, berkisar 8° – 22° C pada musim penghujan dan mencapai 4° -12° C pada musim kemarau. Jadi tidak heran kalau wilayah perkebunan teh ini hampir selalu diselimuti kabut tebal. Perkebunan teh tersebut terletak di lereng barat Gunung Slamet (3432 m dpl)yang merupakan gunung tertinggi kedua di pulau jawa setelah Gunung Semeru. Dari salah satu tempat di perkebunan teh Kaligua kita dapat menikmati keindahan puncak gunung Slamet dari dekat, yaitu puncak Sakub. Nah jika ke Kaligua maka sempatkanlah untuk menikmati keindahan panorama indah, sekaligus kita dapat melihat keindahan gunung Ciremai, Tegal, dan Cilacap.

slamet mountain-2

oleh-oleh nanas madu

oleh-oleh nanas madu

panen kol

panen kol

View kaligua

View kaligua

View kaligua-2

View kaligua-2

View kaligua-3

View kaligua-3

jalans etapak di kebun teh kaligua

jalans etapak di kebun teh kaligua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s