Perjalanan Menuju Piramida Gunung Padang Cianjur, Jawa Barat.

ilustrasi gunung padangSitus Megalithikum Piramida Gunung Padang merupakan Warisan nenek Moyang Bangsa Indonesia, yang telah memiliki teknologi dan peradaban sangat tinggi pada masanya dengan maha karya monumental Punden Berundak- Pyramide Stepped Gunung padang.

konstruksi-tersembunyi_di_gunung_padangMenurut sebuah berita di Media Elektronik dan Cetak pertengahan 2012 dihebohkan bahwa di Indonesia ada sebuah temuan Piramida besar di daerah Cinjur, Jawa Barat. Ah masa sih…kayaknya berita bohong yang sengaja di hembuskan untuk mengalihkan isu…awalnya saya juga tidak percaya, akan berita tersebut. Masa di Indonesia ada sebuah piramida yang konon lebih besar dan usianya lebih tua dari Piramida Mesir yang berusia 3000 SM atau 5000 tahun yang lampau. Namun saya akhirnya april 2014 bisa mengunjungi situr Piramida Gunung Padang yang berjarak 157 KM dari Jakarta. Lumayan juga jaraknya loh dan medanya benar-benar menantang bagi penggemar touring dan travelling asyik loh mengunjungi situs budaya megalitikum ini.

Menurut penelitian tim independen Situs Piramida gunung padang usianya 11.600 SM atau 14000 tahun yang lalu….wow…wow its amazing ada bangunan usianya puluhan ribu tahun di Indonesia, mengalahkan Piramida Mesir. hasil uji carbon dating (C14) Laboratorium BATAN dengan metoda LSC dari material batuan Paleosoil pada kedalaman -3,5 meter pada lokasi bor coring 1 Gunung Padang menunjukkan, usianya 4.700 Sebelum Masehi (SM).Sungguh mengejutkan ini pasti akan mengubah sejarah peradaban dunia…karena kita mengenal peradaban tertua adalah peradaban sumeria yang melahirkan peradaban mesir kuno. Peradaban tertua ternyata ada di Indonesia, kita juga tahu bahwa di sangiran solo sana banyak fosil-fosil manusia purba yang berusia puluhan ribu tahun, bisa jadi ada benarnya bahwa Indonesia merupakan peradaban tertua di dunia.

Menurut uji carbon dating batuan di Piramida Gunung Padang di laboratorium Beta Analytic Miami, Florida merilis, sampel bawah permukaan Gunung Padang. Dan hasilnya sama mengejutkan. Diungkapkan, umur lapisan dari kedalaman sekitar 5-12 meter diteras kelima pada bor mencapai 14.500-25.000 SM.

Pondasi Situs Gunung PadangTentu, hal ini memperkuat, bahwa Gunung Padang lebih tua dibandingkan Piramida Giza di Mesir yang berumur sekitar 2.500 SM. Wah kayaknya Hoax yaaaa. Tapi setelah saya mengunjungi Situs Piramida Gunung padang Ini saya menjadi takjub bahwa benar ada bangunan yang mirip piramida besar di peru..lebih tepatnya Punden berundak besar bertingkat, yang ada diatas gunung padang mengarah ke gunung gede pangrango, namun bila dieskavasi lebih jauh akan mirip sebuah Piramida Besar dengan atasnya datar bukan piramida seperti di mesir. Nah tertarik anda mengunjungi Piramida Gunung Padang di Cianjur berikut tips dan triknya mengunjungi situs tersebut dari jakarta atau luar jakarta. Nah ini buktinya foto di jalan sebelum pintu situs saya memotret tanah yang sengaja di cangkul agar jalananya rapi saat presiden SBY datang pada tanggal 25 Maret 2014, foto ini membuktikan situs gunung padang bukan batuan diatas bukit namun susunan batuan yang tersusun rapi dari bawah sampai ke atas.

Jalur Jakarta-Situs Piramida Gunung Padang, Cianjur lewat darat

hamparan sawah dari warung kondang-gunung padang

hamparan sawah dari warung kondang-gunung padang

Untuk menuju Situs Piramida Gunung Padang yang berjarak 157 KM anda harus berangkat pagi jam 06.00 baik itu menggunakan mobil pribadi ( jangan bawa mobil sedan) atau bus kecil kapasitas 35 orang. Karena Bus besat tidak bisa lewat jalur warung kondang- situs gunung padang. Berangkat pagi agar anda tidak terjebak buka tutup sehingga melewati jalur puncak dengan lancar jam 9 pagi sudah keluar dari Puncak pas dan diteruskan Selepas Puncak akan sampai di perempatan cianjur kita belok kanan di SuperMall Cianjur kearah kantor DPRD Cianjur, nanti lurus aja ambil arah ke sukabumi. Jarak nya ±15 km dari Gedung DPRD menuju pertigaan yg mengarah ke situs.

Dari pertigaan itu belok kiri, nanti ada petunjuk jalan nya, sekitar 20 km dari jalan raya untuk menuju situs nya. ke warung kondang dan jam 10 sudah masuk warung kondang menyusuri jalan kecil dan bila berpapasan dengan truk atau mobil harus sedikit mengalah minggir dengan jalur kanan kiri hijaunya sawah dan jurang-jurang perbukitan. Jarak warung Kondang ke situs Piramida Gunung Padang sekitar 20 KM dengan kondisi jalan rusak sampai ke Stasiun kereta Plambegan. Nah jalan dari Plambegan ke situs gunung padang sekitar 4 KM sudah mulus halus dengan sekitarnya adalah pemandangan kebun teh yang menghampar indah yang dikelola oleh PTPN VIII…sejauh mata memandang hamparan indahnya kebun teh dan deretan pegunungan sehingga membuat anda tidak bosan. Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bus sedang

kebun teh sekitar plambegan ke situs gunung padang

kebun teh-1

hasil panen kebun teh dipinggir-pinggir jalan

Jalur Jakarta –Situs Piramida Gunung Padang, Cianjur dengan Kereta

kebun teh-2Bagi anda yang ingin menuju situs Piramida Gunung padang dengan kereta bisa berangkat dari stasiun bogor pukul 07.00 KA Pangrango (Bogor-Sukabumi), terus dilanjutkan naik KA Siliwangi (Sukabumi-Cianjur) turun di stasiun Lampegan. menuju plambegan cianjur dari plambegan bisa diteruskan dengan naik ojeg sepeda motor dengan membayar 30.000 untuk sampai ke atas ke pintu gerbang utama masuk ke situs piramida gunung padang. Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Jalur Luar kota-Situs Piramida Gunung Padang

Bagi anda yang berasal dari luar kota Jakarta atau Bogor ( luar provinsi ), Usahakan menginap di sekitar cianjur atau puncak pass. Jarak dari cianjur ke situs hanya sekitar 25 KM dengan menuju warung kondang-plambegan dan langsung ke situs Gunung padang Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Gerbang Utama-2Nah setelah sampai di gerbang Situs Piramida Gunung Padang anda bisa parkir untuk mobil dan istirahat sebentar di masjid sambil sholat Dhuhur dan ke toilet. Setelah itu bisa naik ke pintu utama masuk dengan berjalan kaki sejauh 1,5 Km atau naik ojek dengan membayar 5000 untuk sampai di pintu utama, disini juga ada gedung penerangan tentang situs gunung padang anda bisa bertanya dengan Jurpel=Juru Pelestari Situs sebelum membeli tiket masuk yang sangat murah banget Dewasa 3000 perorang untuk Wisatawan asing 5000….kenapa sih ya gak masuk 10.000 untuk wisatawan lokal dan 25.000 untuk Turis asing kalau terlalu murah kan dana yang terkumpul sedikit sedangkan Situs Piramida Ini butuh perawatan dan menggaji para juru pelestari…..sebenarnya ini masalah dipackaging kalau kita bisa mengemas dengan baik suatu tempat wisata bayar mahal pun orang tidak akan bermasalah karena benefit yang di dapat lebih……kita harus belajar dari Thailand dan Malaysia bagaimana mengemas paket wisata sejarah dan budaya sehingga menjadikan pemasukkan devisa bagi negara dan untuk pelestarian dan perawatan situs tersebut.

Gerbang Masuk

Gerbang Masuk

mata air depan tangga naik, untuk mencuci kai sebelum naik ke tempai peribadatan

mata air depan tangga naik, untuk mencuci kaki sebelum naik ke tempai peribadatan

Tangga Ziarah dan BuatanNah setelah membayar tiket masuk anda bisa memasuki gerbang pertama dari Piramida Gunung Padang disini anda akan memiliki 2 pilihan naik tangga asli untuk menuju teras pertama piramida gunung padang setinggi 188 m dengan 700 anak tangga/ziarah dengan kemiringan 60-75 derajat kecuramnya atau naik tangga buatan/wisata sepanjang 300 m dengan anak tangga untuk sampai di teras pertama.

Gak Kuat Nanjak 700 anak tangga

Gak Kuat Nanjak 700 anak tangga

Kebanyakan untuk orang dewasa dan muda serta orang yang sehat bisa naik tangga asli untuk bisa sampai ke teras pertama, untuk orang tua, wanita dan anak-anak disarankan melewati anak tangga buatan sepanjang 300 m. Karen akalu dipaksakan naik anka tangga asli selain menguras tenaga juga cukup berbahaya. Di tangga sebelum naik ke situs, ada sumur kehidupan yg di percaya sebagian masyarakat bisa membawa berkah.

Teras pertama adalah teras yang memiliki dimensi paling besar dari seluruh teras yang ada. Teras ini berukuran sisi utara 35,40 m, sisi timur 32 m, sisi selatan 37 m dan sisi barat 28,50 m. Pada Teras Pertama terdapat beberapa cluster susunan batu. Selain tiga buah struktur batu di depan tangga masuk, di teras ini terdapat tiga buah struktur lain yang berukuran lebih besar. Struktur tersebut adalah “Ruang Kesenian”, “Gunung Masigit”, dan sebuah struktur berbentuk  segi empat. Memasuki teras pertama, pengunjung disambut pintu “Pamuka Lawang”, yang bermakna pembuka pintu atau gerbang awal. Gerbang awal ini dahulu ada dua batu, namun roboh, tersisa satu, karena faktor alam. Untuk masuk ke lokasi lebih dalam, ada dua jalan, dari kiri dan kanan, yang masing-masing memiliki jarak yang sama, yakni 22 meter.

Memasuki teras pertama, pengunjung disambut pintu “Pamuka Lawang”, yang bermakna pembuka pintu atau gerbang awal. Gerbang awal ini dahulu ada dua batu, namun roboh, tersisa satu, karena faktor alam. Untuk masuk ke lokasi lebih dalam, ada dua jalan, dari kiri dan kanan, yang masing-masing memiliki jarak yang sama, yakni 22 meter.Ketika masuk lebih dalam, di teras satu, terdapat sebuah gundukan yang bernama “Bukit Masigit”, yang berarti sebuah langgar atau musala. Ruangan itu melambangkan unsur peribadatan masyarakat dahulu. Di teras pertama juga terdapat sebuah pohon cempaka. “Pohon ini tanda awal masuk situs. Dalam budaya Sunda ada istilah ‘kuncung putih’, yakni pohon cempaka yang wangi,” ujarnya.

Teras Pertama

Pemuka lawang teras pertama

Terletak  di sebelah timur terdapat cluster batu yang dikenal dengan sebuatan “Ruang Kesenian”. Penyebutan ini mungkin berkaitan dengan adanya dua buah batu (disebut dengan batu musik) di sebelah selatan ruang ini, yang berdasarkan sebuah penelitian dapat menghasilkan nada. Tentu saja penamaan cluster batu yang membentuk struktur ini merupakan penamaan baru, karena kajian penelitian tersebut dilakukan di masa kini.

Gunung karuhun di kejauhan

Gunung karuhun di kejauhan

Di teras pertama ini anda bisa melihat hamparan batu-batu segi lima yang berserakan dan melihat pemandangan alam sekelilingnya kalau kita amati piramida gunung padang ini terletak di tengah-tengah sebuah pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 1000 m DPL, sungguh kita akan tercengang teknologi macam apa yang digunakan oleh nenek moyang kita untuk memotong batu-batu tersebut dan membawanya ke ketinggian 1000 m dan menyusunya menjadi sebuah bangunan yang kokoh dan kuat. Situs Piramida Gunung padang lebih tinggi dari Borobudur, Borobudur memiliki tinggi 35,40 meter dengan 9 teras sedangkan situs piramida gunung padang memiliki tinggi dari bagian bawah sampai teras 5 paling atas hampir 100 m lebih dengan luas areal sekitar 15-25 hektar. Wow hebat sekali nenek moyang kita yaaaa…….borobudur saja luas 1,5 h piramida gunung padang 15-25 hektar…..tidak terbayangkan bagaimana membangungnya dan berapa lama prosesnya.

Teras 1 situs gunung padang

Teras 1 situs gunung padang

Fungsi situs gunung padang diperkirakan adalah tempat pemujaan bagi masyarakat yg bermukim disana sekitar ±2500 th sebelum masehi. Hal ini juga masih berlangsung sampai sekarang, banyak masyarakat yg berziarah untuk memohon pada yg diatas melalui situs ini.

Dinding teras-2

Dinding Samping teras ke-2

teras-2

Teras ke-2 situs gunung padang

Juru Pelestari 1

mendengarkan pemaparan juru pelestari situs

mendengarkan pemaparan juru pelestari situs

Pohon Aren di samping tembok teras ke-2

Pohon Aren di samping tembok teras ke-2

Di teras ketiga, ada batu yang disebut Kramat Tungga, yaitu batu dengan legok atau cetakan seperti kujang pada permukaannya. Kramat berarti tempat dan tunggal adalah satu. Sedangkan kujang menurut budaya sunda artinya sesuatu untuk dipegang atau “peganglah!”. Filosofi dari teras ini adalah untuk mengingatkan manusia kepada yang satu. Batu legok lainnya adalah Tapak Maung, sebuah batu besar dengan legok atau cetakan tapak kaki harimau. Tapi arti maung disini adalah Manusia Unggul.

Batu Berlukiskan Kujang

Batu Berlukiskan Kujang

tapak maung = manusia unggul

tapak maung = manusia unggul

Di teras keempat terdapat Bandung Tungga atau Batu Gendong. Bandung berarti agung dan Tungga berarti satu. Filosofi dari batu ini adalah agungkan yang satu. Beberapa kali saya melihat pengunjung mencoba untuk mengangkat batu tersebut. Banyak yang berpikiran, kalau berhasil mengangkat batu tersebut maka keinginan kita akan terkabul. Menurut Pak Nanang, batu tersebut merupakan sebuah “sambutan”, yaitu untuk menuju ke teras kelima seseorang harus kuat terlebih dahulu dan telah selesai menjalani proses dari teras pertama hingga teras keempat.

Batu Gendong Yang Sangat Berat

Teras kelima atau teras terakhir disebut juga sebagai Tempat Singgasana, sekaligus sebagai tempat akhir peribadatan. Disini terdapat sebuah tempat duduk yang disebut sebagai Batu Pandaringan. Batu panjang yang terbaring ini menghadap lurus ke arah 5 gunung (Gunung Batu, Pasir Pogor, Gunung Kencana, Gunung Gede dan Gunung Pangrango). Singgasana ini digunakan sebagai tempat berdoa ke arah Gunung Gede. Dapat dibayangkan ketika jaman dahulu, sebuah gunung dianggap sebagi kekuatan yang besar, dapat memberikan kesuburan di daerah sekitarnya sekaligus bisa memberikan bencana akibat letusannya.

Batu Pandaringan
singga sana teras 5

singga sana teras 5

Nah turunya kita melewati jalur wisata yang lebih landai dan lebih lebar  dan kita bisa menikmati susunan dinding samping situs ini, oh ya jangan lupa jaga kebersihan dan jangan  mencoret-coret situs ini, mari kita jawa warisan luhur nenek moyang bangsa kita.

dilarang corat-coret

dilarang corat-coret

Tangga jalur Wisata

Tangga jalur Wisata

Bule dari Perancis

Bule dari Perancis

Dan jangan lupa membeli oleh-oleh souvenir blangkon sunda atau gula aren yang asli, sehingga membantu perekonomian masyarakat sekitar agar lebih maju. Gak nyesel deh bagi yang mau program ngurusin badan juga bisa dengan mendaki situs gunung padang dijamin deh bobotnya susut 10 kg…..hua..hua..haaaaa :-)…karena capai saatnya makan-makan buat tambah tenaga biar full.

makan gurame asam manis, pepes jamur  dan kerupuk..sedap tenan

makan gurame asam manis, pepes jamur dan kerupuk..sedap tenan

Blangkon Sunda

Blangkon Sunda

Semoga kedepan Piramida Gunung Padang Ini dieskavasi lebih luas dan dipugar seperti Candi Borobudur sehingga menjadi Tujuan Wisata Dunia, akses dan infrastruktur jalanya di perlebar dan diperbaiki. Sehingga Dunia pariwisata Indonesia maju dan masyarakat sekitar ikut menikmati dampak dan berdenyut ekonomi pariwisata sehingga kesejahteraan masyarkat setempat meningkat.

Gula aren

Gula aren dengan packaging kulit batang pisang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s