Sharing Diskusi Memulai Bisnis Bagi Karyawan

belajar berbisnisSemalam di minta sharing Diskusi dengan teman semasa kuliah di depok dulu, sekarang sudah bekerja di BUMN pertambangan. Beliau menceritakan ingin segera ressign dan memulai usaha. Dengan semangat menggebu-gebu…….Dia bilang saya gak peduli pokoknya saya mau keluar kerja dan usaha gak pakai mikir.

 Waduh semangat 45 nih dalam batin saya, teman saya ini. saya jelaskan sudah pertimbangkan dengan masak-masak punya istri dan anak kan. dia jawab iya. saya bilang memulai bisnis gampang tetapi menjalankan bisnis itu tidak segampang yang dikira dibenak banyak orang. Beliau bilang pokoknya saya mau bisnis…saya mau cepat kaya raya ada Allah yang maha kuasa. waduh makin tinggi nih Nafsu dan Emosinya…..untuk memulai berbisnis.

 bangkrutWah repot nih hadapi orang yang lagi emosi seperti ini, saya jelaskan banyak orang yang memulai berbisnis tapi 80% berguguran  di tahun kedua, dan sisanya yang 20% hanya bisa bertahan di tahun ke-lima dan 80% dari 20% tadi tidak bisa berulang tahun atau alias bangkrut. Mau saya tanya ke beliau…..?masih dengan semangat 45 beliau bilang rugi itu biasa, bangkrut itu biasa!

 Betul rugi atau bangkrut itu biasa, tapi kalau kita bisa meminimalisasi rugi dan bangkrut tentu lebih luar biasakan! wah mulai berkerut dahi beliau mulai berpikir, ini tandanya sudah tidak pakai emosi tapi pakai pikiran, bukan otak kanan doang…..otak kiri-nya udah mulai nyambung nih ama otak kanan-nya. Bisnis perlu bisnis plan agar terarah dan terukur bisnisnya, masa lulusan universitas terbaik bisnis seperti yang lulus SMP  atau SMU yang penting buka lapak.

 Bussines planTerus beliau tanya bagaimana cara memuali bisnis yang benar?  waduh saya jadi bingung nih jawabnya…..karena masing-masing orang punya jalan dan strategi untuk mulai terjun ke bisnis  dan akhirnya bisa sukses, kalau saya ini kan masih merintis, masih berdarah-darah walau sudah jadi CEO ( Chief Everything Officer) dari kurir, customer service, marketing dan embelanya di belakangnya.

Begini kamu masih kerja kan di BUMN kan? lagian tentu gaji tinggi dong dibanding para buruh atau karyawan biasa yang sering Demo. Nah saat yang tepat memulai bisnis adalah saat kita masih bekerja, karena kita punya polis asuransi ( yaitu gaji bulanan) jadi kalau eksperimen bisnis kita yang pertama gagal ya anggap aja sebagai pelajaran, lha wong kita waktu kecil belajar jalan saja harus jatuh-jatuh dulu gak langsung lari. Bukan begitu bro…..? hmmmm bener juga kata teman saya. Habis gagal bangkit lagi jangan kapok, saya aja pernah gagal bisnis warung makan kolpas rugi puluhan juta, bisnis pengadaan laptop rugi puluhan juta…..karena tergiur keuntungan cepat.  Ya menjadikan pelajaran pada saya bahwa bisnis itu tidak ada yang instant langsung menghasilkan sekian juta…..kalau ada yang menjanjikan seperti itu pasti penipuan….angin surga yang dihembus-hembuskan. Udah siap bro…. bisnis harus berani berdarah-darah di awal, kerja keras dan keuletan. Orang bodoh kalah sama orang pintar, orang pintar minum tolak angin…eits salah orang pintar kalah sama orang ulet dan tekun. Nah orang ulet dan tekun masih kalah sama orang yang bertakwa dan rajin sedekah.

Terus saya bilang, emang udah ada gambaran bisnis dan rencananya mau bisnis apa, kata beliau ya ada jalan sih, jalan! dalam batin saya jalan memang banyak bahkan ada seribu jalan ke roma. Bener tapi udah tentuin gak? Jalan mana yang akan diambil. Dalam ilmu matematika ada “Teori Graph” yaitu ilmu yang tercepat dan efisien menentukan jalan atau titik terhadap suatu tujuan. Beliau bilang ya saya pengin bisnis agar cepat kaya raya bisa membantu orang. Gundulmu Dalam batin saya  ( kaya raya kalau mau kaya raya cepat gampang bro “ Ngepet Syariah “ juga bisa cepet kaya, yang penting tumbalnya aja disiapin).

Saya berikan pandangan bahwa memulai bisnis bisa cepat yang penting Action, tapi mengelola bisnis agar besar sama seperti merawat pohon. Di semai dulu, disirami setelah tumbuh tunas di pindah ke polybag, siapkan media di polybag tentu media yang bagus bukan asal-asalan. Setelah cukup jadi bibit yang sehat di pindahkan ke lahan atau kalau dalam bisnis siap tempur nih di medan persaingan dan tempur. Dirawat dengan pupuk, penyiangan kalau di bisnis real bagaimana mengelola promosi, marketing, delivery barang, sistem keuangan dll. Karena dilahan pertempuran persaingan sudah seperti dalam rantai makanan ada predator dan pemangsa. Sudah siap, kita berbisnis juga tentu ingin suistanable dan bisa diwariskan ke anak cucu bukan. Betul begitu mas bro.

foto kondangan saat pernikahan lo bro

foto kondangan saat pernikahan lo bro

Nah mumpung masih kerja mulai rintis bisnisnya, lihat pasar kira-kira bisnis apa yang cocok, sesuaikan dengan passion diri kita, atau hobi jgn ikutan trend yg lagi booming, karena gak ada differensiasinya yang ada kita akan kalah bersaing dengan yang sudah besar karena pondasi mereka kuat, jaringan dan sistemnya juga kuat.kalau perlu gunain google tuh buat survey pasar, analisa produk. Saya bilang gak gampang bro berbisnis, memulai bisnis gampang buka lapak tinggal gelar tapi laku atau tidak produk kita wallhu’alam kalau sepi terus kemudian bangkrut, enak jadi karyawan bro gaji bulana tetap ya kalau ada masalah atau suntuk ama atasan udah biasa itu namanya juga nasib karyawan atau bawahan ya disuruh-suruh. Yang ada karena keseringan bangkrut jadi antipati ama bisnis.

TDA jakselBisnis juga perlu Networking, nah itulah pentinya berkomunitas selain mendapat jaringan juga mendapat ilmu, sharing pengalaman. Teman saya nanya emang ada bro komunitas bisnis. Ya adalah kalau buat karyawan yang startup memulai usaha ada TDA atau EU=Entrepreneur University. Kalau bisnis ente sudah besar dan stabil silahkan masuk ke HIPMI tapi jangan terseret  ke arus politik…..yang ada entar kaya AF dan LHI banyak lah contohnya. Kalau berbisnis ya istoqomah berbisnis gak usah ngalor –ngidul  ikut urusan politikus.

ngantukOk bro nanti dilanjut minggu depan obrolanya g dah ngantuk, pencerahan malam ini cukup semoga menjadi input yang bermanfaat bro. Teman saya “ ok Bro thanks atas pencerahanya.

Thanks To SupXXX for Sharing, semoga tidak menyinggung perasaan lo bro.

2 thoughts on “Sharing Diskusi Memulai Bisnis Bagi Karyawan

  1. kalau saya ingin berdiskusi untuk memulai bisnis, bisa diskusi kemana ya? ada kah alamat email atau YM yang bisa langsung chatting? mohon bantuan-nya…
    terima kasih

    • ikut saja komunitas bisnis pak, selaain dapat ilmu juga dapat Networking, bisa komunitas TDA yg saya ikuti, KPMI, Entrepreneur University untuk start up

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s