Jangan salah bergaul, bila ingin jadi pengusaha

Keragu-raguan untuk memulai adalah hal yang paling biasa ditemui oleh siapa saja termasuk memulai untuk berbisnis. Ada banyak calon entrepreneur yang tidak berani meskipun segalanya sudah tersedia, modal misalnya, tempat bahkan market.

Ada Sebuah pepatah  bila kita bergaul  dengan orang alim maka lambat laun kita pun akan ikut menjadi orang alim, kalau kita bergaul dengan pencuri lambat laun juga  kita akan menjadi pencuri.Jadi bila anda yang karyawan ingin menjadi pengusaha jangan salah bergaul.pilihlah bergaul dengan pengusaha.

Semua orang bisa menjadi pengusaha. Jadi pengusaha itu tidak ada ruginya, asal kita tahu triknya. Menjadi pengusaha itu mudah, apalagi kalau usaha dimulai dari sedekah. Yang paling penting, kita harus terus menumbuhkan mental entrepreneurship dalam diri kita.kalau kita karyawan pengin jadi pengusaha bergaulnya dengan karyawan terus  maka aura negatif karyawan yang akan muncul dan mempengaruhi kita, karena kita tidak pernah berpikir untuk kreatif menciptakan peluang usaha dan mencoba untuk mandiri dengan berusaha dan keberanian untuk memulai.

sebelum menjadi pengusaha yang sukses, selalu bergaulah dengan para pengusaha. Hal itu menguntungkan, karena dengan demikian jiwa dan ilmu yang dimiliki para pengusaha itu tertular pada kita. lambat laun kita akan  berpikir untuk bisa suskes seperti mereka para pengusaha “Apabila anda ingin jadi pengusaha, harus dibimbing oleh pengusaha,”. Bila anda susah menemukan pengusaha cobalah bergabung dengan komunitas TDA yang rata-rata adalah pengusaha dan karyawan yang sedang beralih menjadi pengusaha. Karena di komunitas TDA ada kelompok Master Mind (KMM), ada lagi KMB (Kelompok Mentoring Bisnis. Disini kita bisa belajar dari mereka yang sudah punya usaha, sedang merintis usaha, kita juga bisa konsultasi gratis karena mereka yang sudah menjadi pengusaha tentunya sudah punya pengalaman mengarungi dunia usaha, menghadapi kesulitan-kesulitan dan kegagalan-kegagalan dalam berusaha. Dan untuk Kelompok Mentoring Bisnis kita bisa belajar dari mereka yang sudah mapan punya usaha minimal 3 tahun, sudah jatuh bangun membangun usahanya, sudah makan asam garam, pahit getir kegagalan dalam berusaha dan membangun pondasi yang kuat untuk sebuah usaha/perusahaan.Sehingga kita yang baru mulai berusaha bisa meminimalisasi resiko kegagalan, walau kadang kegagalan perlu untuk membentuk mental seorang pengusaha. Ibarat besi yang ditempa dalam panas bara api dan pukulan martil sipande besi, namu akhirnya menjadi sebuah  mahakarya yang tak lekang oleh zaman. Siapa tak kenal keris mpu Gandring, Naga Sosro, Setan Kober dll yang dulunya adalah seonggok besi.

Kelompok master mind dalam komunitas TDA adalah core dari komunitas pengusaha, dari sinilah lahir ide-ide brilian.kita yang masih karyawan bisa belajar banyak, karena kadang orang untuk memulai usaha adalah takut gagal
dan takut bangkrut, padahal semua itu bisa di minimalisir bila kita punya ilmunya. Ilmunya itu ya belajar dari mereka yang memang sudah bergelut dengan dunia usaha/enterpreneur.Selain itu belajar bisa dari buku dan seminar-seminar wira usaha.

Sebelum memulai bisnis yang besar, mulailah dari bisnis yang kecil dulu. Dari usaha kecil ini, lama-lama akanberkembang menjadi usaha yang besar. Jangan menjadi terbalik, mulai dari usaha besar namun karena tidak pandai mengelolanya malah merugi dan menjadi usaha kecil,yang penting adalah mengembangkan mental usahanya dulu, jangan melulu terfokus pada mengumpulkan modal yang besar.“Apa susahnya jadi pengusaha? Jadi pengusaha itu tidak sulit.

Mau kaya? Jadilah pengusaha,”.

Keuntungan akan selalu kita dapatkan ketika kita menjadi pengusaha. Kalaupun gagal, pasti akan ada jalan untuk mencapai kesuksesan.Seorang jagoan jangan kalah duluan,” ibarat cerita kopingho seorang pendekar akan teruji lewat kemumpunianya dalam hal bertarung, sama seperti pengusaha sukses adalah yang mampu menghadapi rintangan dan melewatinya untuk kesuksesan usahanya. Tidak ada usaha yang semudah membalik telapak tangan, semua butuh proses dari kecil untuk menjadi besar, dari Nol untuk menjadi angka sepuluh atau seratus. Selain itu, usaha juga dapat dimulai dengan memberi modal usaha pada pengusaha kecil.misal ada penjual kue kering yang enak dan ini merupakan peluang bisnis kenapa anda tidak mencoba memasarkanya dengan mengambil margin keuntungan.Anda tidak perlu memikirkan proses produksi, kemasan dan segala macam anda hanya menjadi marketing dari sana anda akan memperoleh pengetahuan lika-liku berjualan.

Bila anda masih karyawan dan bergaul terus dengan karyawan yang ada hanyalah keluhan pekerjaan yang menumpuk, stress menghadapi kemacetan, “Apabila jadi karyawan, kalian hanya akan menunggu gaji yang datang sebulan sekali.

Tapi jika jadi pengusaha, kalian akan akrab terus dengan uang.Jadi bagi kalain ayang akan memulai usaha bergaulah dengan para pengusaha atau komunitasnya karena berwira usaha tidak bisa sendirian untuk mencapai sukses , karena kita butuh networking yang luas. Dari Networking kita bisa memperoelh informasi, supplier dan lain-lain.  “Jadi jangan salah bergaul kalau mau jadi pengusaha”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s