Bekal Untuk Calon Pengusaha & Pengusaha: Membuat Terobosan tetapi jangan Asal Terobos

Dalam sengitnya persaingan bisnis kita sering mendengar ungkapan “Breakthrough” atau dalam bahasa kerenya artinya Terobosan. Sebenaranya apa sih terobosan dalam bisnis/usaha, terutama bagi kita yang di TDA baik yang full TDA Amphibi atau baru Start Up memulai bisnis.

Kata-kata Breakthrough menjadi semacam kata-kata sakti yang harus dilakukan oleh setiap orang yang berbisnis ataupun yang akan memulai bisnis,  sebelumnya saya pernah membaca kisah suskses sepak terjang Klenger Burger, Biografi Bob Sadino, dan lainya. Ternyata mereka tidak dengan mudah begitu saja membangun imperium bisnis mereka. Mereka jatuh bangun sebelum menekuni bisnis Burger, atau Kemchick dan menciptakan terobosan dalam dunia Burger ataupun Supermarket.

Ada pepatah kuno yang semua orang pasti tahu “ tanpa sebuah terobosan mustahil suatu bisnis akan berkembang dan memenangi persaingan”. Tetapi setelah menang juga akan lebih sulit untuk mempertahankan kemenangan daripada meraih kemenangan tersebut, makanya diperlukan sebuah terobosan.

Untuk memenangkan persaingan bisnis ada kiat-kiat yang harus dipunyai oleh seorang pebisnis:

  1. Seorang pebisnis harus punya ambisi besar untuk meraih kemenangan( Goal setting).
  2. Ulet dan bersemangat memperjuangkan kemenangan dan tidak boleh cepat berpuas diri saat meraih kemenangan.Seperti bahasa Ko-ping ho atau SH Mintaharja dalam cerita silat harus memiliki Naluri sebagai Petarung”.Tanpa Naluri sebagi petarung jika mengalami kegagalan tidak akan mampu bangkit dan seakan Dunia Kiamat esok hari. Padahal orang bijak selalu mengatakan kegagalan adalah suskes yang tertunda.
  3. Mampu membuat kalkulasi yang cepat, tepat dan akurat. Kalkulasi uang melahirkan sebuah gagasan bukanlah semata linear tetapi multidimensional. Terobosan tanpa perhitugan sama dengan bunuh diri. Terobosan adalah hasil sebuah karya yang dulunya tambal sulam, Trial dan error  dengan proses belajar akan menghasilkan karya yang spektakuler, Thomas Alfa Edisson harus gagal puluhan bahkan ratusan kali untuk menemukan sebuah lampu pijar yang merupakan sebuah karya fenomenal dalam fisika dan berguna bagi kemaslahatan umat manusia. Dengan kata lain menciptakan terobosan tetap berbasis manajemen waktu. Peluang hanya datang sekali, tangkaplah jika tidak ingin menyesal kemudian.
  4. Syarat sebuah terobosan harus mengandung ide atau gagasan  yang baru, unik mengandung nilai tambah serta berdaya guna. Sebagai contoh singkong yang terkenal makan ndeso dan kuno. Oleh sebuah ide dirubah menjadi singkong keju yang kesanya modern dan  memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.Untuk itu perlu kreativitas dan inovasi. Terobosan berupa inovasi adalah buah dari kreativitas, sedangkan kreativitas akan muncul jika seseorang memiliki kedaulatan dalam berpikir. Istilah kerenya “ Think outside the BOX”  tidak hanya sekedar ATM, jika kita ingin menciptakan sebuah terobosan.
  5. Anggap Tantangan sebagai peluang untuk sukses, jangan jadi follower yang ketinggalan momentum.

Mungkin bisa kita renungkan dalam diri kita masing-masing, sudahkah kita memikirkanya untuk kemajuan bisnis yang kita bangun dengan susah payah. Sudahkan manajemen waktu kita terapkan dalam menciptakan sebuah terobosan yang akhirnya mengangkat kesuksesan kita dalam memenangi persaingan bisnis.

12 Mei 2010

Hendra Andiarto

S06°12’21.1″ E106°48’56.3″

http://www.pondok-citra.com/

http://www.baju-bajumuslimah.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s